Sejenak Bijak

Cerita, Sharing dan Makna Hidup

Subscribe to Sejenak Bijak

Kesabaran

Posted by trie On June - 9 - 2011

Guru Buddhis yang terkenal dari India diundang ke Tibet untuk membeberkan Dharma. Guru ini membawa serta seorang laki-laki yang tidak hanya bawel dan tidak bertanggung jawab, tetapi juga merupakan tukang masak yang jelek.

Setelah mengamatinya beberapa waktu, orang-orang Tibet mendekati sang Guru dan berkata dengan penuh hormat, “Mengapa Guru begitu tenggang rasa dengan tukang masak yang tidak berguna itu. Ia kelihatannya cuma menimbulkan masalah, alih-alih membantu Guru. Mengapa Guru tidak pulangkan saja. Kami akan dengan senang hati melayani Guru.”

Sang Guru tersenyum dan menjawab,”Ah kalian tidak mengerti. Ia bukan pelayanku, tapi ia guruku.” Orang-orang Tibet kaget dan memohon penjelasan, “Kenapa bisa begitu?” Sang Guru menjelaskan, “Kalian lihat, perangainya yang rewel dan tidak menyenangkan itu telah  mengajariku untuk bersikap sabar dan bertenggang rasa setiap hari. Karena itulah aku menghargainya.”

 

“Percikan Hati” Skolastikat MSC Pineleng – Manado,  15 Mei 2011
Markus Marlon MSC

About the Author

Leave a Reply

About Us

Berbagai cerita, sharing dan makna hidup orang-orang berusaha ditampilkan di blog ini sebagai pencerahan hidup kita. Selamat menyimak dan sejenak bijak.